Pembelajaran Kognitif
Latar Belakang Pembelajaran Kognitive Kognitivisme menggantikan behaviorisme pada tahun 1960 sebagai paradigma dominan. Kognitivisme memfokuskan pada aktivitas mental dalam diri ("black box") pada pikiran manusia. Para peneliti percaya proses mental seperti berfikir, memori (mengingat), pengetahuan (memahami), dan pemecahan-masalah membutuhkan untuk digali/diexplor. Tahun terakhir ini, banyak yang telah mempelajari tentang kognisi (bagaimana menyimpan hal yang telah dipelajari) dan belajar (bagaimana proses menyimpan sesuatu yang telah dipelajari tersebut). Asumsi Umum Ada 2 channel yang bekerja, yaitu channel auditory (yang didengar) dan channel visual (yang dilihat). Masing-masing channel memiliki kapasitas yang terbatas untuk memproses informasi ("Cognitive Load"). Menurut Mayer, manusia bisa belajar maksimal bila channel auditory digabungkan dengan channel visual. belajar merupakan proses aktif menyaring, memilih, mengorganisasikan, dan mengintegrasikan inf...